Shell logo
Shell.com  |  Shell Websites
Accessibility | Help | Sitemap
  
 

Press Release

printable version  

Shell Indonesia Implements "Road Safety: Think Safety, Act Safely" Program (Indonesian)

16/06/2008

Implementasi Program “Road Safety: Think Safety, Act Safely” dari PT Shell Indonesia
· Keselamatan di Jalan untuk  siswa SDN bersama PT Shell Indonesia.
· Pendidikan berlalu lintas perlu diberikan sejak usia dini

 

Lebih dari 100 siswa mengikuti program pendidikan ”Road Safety: Think Safety, Act Safely” di Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Bumi Perkemahan Cibubur. Program yang merupakan kegiatan investasi sosial PT Shell Indonesia ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pemahaman akan keselamatan dan keamanan berkendara di jalan sejak usia dini. Hadir pada acara ini adalah Wally Saleh, Vice President Director, Business Development PT. Shell Indonesia, serta Adjar Triyadi, Wakil Direktorat Lalu Lintas Polri.

 

Program ”Road Safety: Think Safety, Act Safely” merupakan bagian dari investasi sosial PT Shell Indonesia yang bertujuan memberikan kontribusi secara aktif terhadap keselamatan dan keamanan berkendara di jalan. Sejak dimulai pada tanggal 5  Juni 2008,  program ini telah melibatkan 375 siswa dari 7 SDN dan sampai pada akhir tahun, program ini akan melibatkan lebih dari 1000 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dari 13 SDN di wilayah Jakarta.

 

Wally Saleh mengatakan ”Kami sangat senang program ini diikuti dengan sangat antusias oleh para pelajar Sekolah Dasar. Kami berharap, dengan memberikan pendidikan dan pemahaman etika berlalu lintas sejak dini, maka akan lahir generasi cerdas yang akan menempatkan nilai keselamatan dan keamanan berkendara sebagai yang utama dalam berlalu lintas."

 

Dalam kesempatan yang sama Adjar Triyadi, Wakil Direktorat Lalu Lintas Polri mengatakan,”Kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh PT Shell Indonesia melalui program ”Road Safety: Think Safety, Act Safely.” Memberikan pendidikan berlalu lintas sejak usia dini merupakan langkah yang tepat untuk mencetak generasi sadar berlalu lintas.”

 

Menurut Adjar jumlah kecelakaan di Indonesia terus meningkat, tercatat tidak kurang dari 30,000 nyawa manusia melayang akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Dan korban jiwa yang paling banyak adalah pengendara motor. Sementara itu dalam sehari, untuk daerah Jakarta dan sekitarnya, rata-rata muncul 1,000 sepeda motor baru. Dengan kenaikan harga BBM, diperkirakan jumlah sepeda motor akan semakin bertambah banyak, mengingat terjadi perpindahan dari pengguna roda empat ke roda dua. Oleh karena itu Adjar sangat menyambut gembira pihak-pihak yang dapat turut berperan aktif dalam meningkatkan etika berlalu lintas masyarakat.

 

Manusia adalah faktor utama yang sangat berperan untuk dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. Semakin tinggi kesadaran berlalu lintas dari setiap individu maka semakin rendah angka kecelakaan. Dan memberikan pendidikan etika berlalu lintas sejak usia dini merupakan investasi untuk melahirkan generasi yang aman berkendara.

 

Di Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara, para pelajar mendapatkan aneka pengetahuan yang terkait dengan keselamatan di jalan, mulai dari pengenalan dan fungsi rambu lalu lintas, kesiapan kendaraan, sopan santun berlalu lintas hingga fungsi polisi lalu lintas. Para pelajar mendapatkan materi  langsung dari polisi lalu lintas.

 

Untuk menambah semangat, para pelajar membuat yel-yel lalu lintas, mendengarkan dongeng dan lomba menggambar tentang lalu lintas. Di Taman Lalu Lintas, mereka pun berkesempatan untuk mengendarai kendaraan sendiri (fun car). Kendaraan mini yang tersedia di Taman Lalu Lintas tersebut dilengkapi dengan safety belt (sabuk pengaman) dan helmet (pelindung kepala) yang berguna untuk menjaga keselamatan penumpangnya.

 

Dengan nada senang, Vanessa Vivance, salah satu pelajar SDN 05 Gondangdia mengatakan ”Ikut program Road Safety banyak manfaatnya, sekarang lebih tahu tentang rambu-rambu lalu lintas dan bagaimana mengendarai kendaraan yang aman. Kalau kita tertib berlalu lintas, kecelakaan lalu lintas bisa dihindari.”

 

Lain lagi yang dikatakan oleh Budi Prastowo pelajar SDN 03 Gondangdia, ”Biar aman di jalan, para pengendara maupun yang jalan kaki harus punya etika menggunakan jalan.” Budi juga berpendapat bahwa program Road Safety yang dinilainya asik, seru dan bermanfaat itu perlu juga diikuti oleh orang banyak ”agar kecelakaan berkurang,” ujarnya menambahkan.

 

Melihat kegembiraan dan antusias anak-anak dalam mengikuti setiap aktivitas dan materi dari program ”Road Safety: Think Safety, Act Safely” menumbuhkan sebuah harapan akan tercipta generasi yang sadar berlalu lintas dan lahirnya agen-agen perubahan di masyarakat. Materi program Road Safety untuk anak-anak SD, disesuaikan dengan dunianya, yaitu belajar sambil bermain.

 

PT Shell Indonesia sangat peduli dengan masalah keselamatan berkendara. Program ”Road Safety: Think Safety, Act Safely” yang diluncurkan 28 Mei yang lalu, merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian PT Shell dalam menekan angka kecelakaan di jalan.”Kami berharap, peran aktif banyak pihak termasuk masyarakat dalam menumbuhkan cara berfikir dan bertindak yang aman di jalan dapat menekan angka kecelakaan di Indonesia,” ujar Wally mengakhiri pembicaraan.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:

 

Fathia Syarif
PT Shell Indonesia
Manager - Media Relations, External Affairs & Communications
Tel: +62 21 7883 8838
Fax: +62 21 7884 9676
Email: fathia.syarif@shell.com

 

 

 

  Terms and Conditions | Privacy Policy  
 

Use of, and copying from, this site is subject to our terms and conditions. Please read our privacy policy.