Shell Indonesia dan Pertamina hari ini menandatangani Kerjasama Operasi (KSO) untuk bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) Aviasi, yang meliputi pelayanan operasional into-plane, pelayanan teknis dan manajemen, serta pemasokan BBM aviasi di Bandar Udara Soekarno-Hatta International, Jakarta. Sebuah perjanjian jangka panjang untuk memasok BBM aviasi ke Indonesia antara Shell dengan Pertamina juga segera ditandatangani, merupakan bagian dari kerjasama yang akan dimulai bersamaan dengan program ini. Melalui kemitraan ini, Pertamina akan mendapatkan akses ke Shell Aviation Management System, standar operasional berkelas dunia, serta prosedur, program pelatihan dan peralatan yang telah membawa Shell Aviation terpilih oleh pelanggan aviasi di dunia sebagai penyedia BBM Aviasi dan pelayanan terbaik dalam beberapa tahun terakhir ini. Pertamina juga dapat melayani pesawat yang telah terdaftar di Indonesia pada bandar udara di luar negeri dimana Shell beroperasi. Pada saat yang sama, Shell dapat melayani pelanggan aviasinya di bandar udara Soekarno-Hatta, sebagai salah satu dari jaringan bandar udaranya di seluruh dunia. Perjanjian kerjasama ini adalah hasil dari tim studi gabungan Pertamina dan Shell, setelah ditandatanganinya MOU Kerjasama Aviasi pada bulan November 2005. Ari Soemarno, Presiden Direktur Pertamina, mengatakan, “Kami sangat antusias dengan kerjasama ini karena kami dapat meningkatkan standar operasional aviasi kami ke tingkat dunia dan pada saat yang bersamaan dapat meluaskan pelayanan kepada pelanggan kami di luar Indonesia." Bob Moran, Country Chairman & President Director Shell Indonesia, mengatakan, “Kemitraan ini adalah salah satu strategi kunci Shell untuk memperkuat eksistensi kami pada sektor hilir di Indonesia dan membangun kerjasama yang saling menguntungkan dengan Pertamina. Kami yakin bahwa kerjasama ini akan menghasilkan nilai tambah dan keuntungan bagi pelanggan aviasi di Indonesia, baik bagi Pertamina maupun Shell.”
|